Oleh Rian Laka Malam berlabuh di pesisir Pantai RiaTenang air sejauh mata memandangSunyi bagaikan Rujab Eltari Sepi tanpa penghuni Malam beradu di kursi putih Lopo Dia BisaMenghayal piluh soal kekosongan WabubGelap bagaikan Jalan BaktiYang lampunya tak lagi bercahaya Malam bertengkar dalam imajinasiMenyaksikan rebutan rating Partai KoalisiBerisik!Layaknya antrian...
Oleh Patrick Poto Apriliana... Setelah sekian lama aku dan kamuDipisahkan kesibukan perjuangan hidup Aku mulai mengambil penaMenuangkan percikan tinta hitamPada sebidang kertas putih Dalam coretan rinduku malam ituAku menyisipkan sepenggal doa pada-NyaBerharap angin malam menghembuskannya pada telingamu Malam itu...
Tarian Gadis Bayang Fajar memanggil dalam kebisuanMenarik jiwa dari pelayaran khayalMenepi di bibir pantaiKemilau binar menggantung di antara dedaunan Raga lunglai perlahan terbangunSayup mata memandangBias-bias cahaya bintang yang kian meredup Ah…Tarian gadis bayang itu terlihat lagiTerucap ‘selamat pagi’ lewat luwes bahasa tubuhLalu dengan tangan mungil ituMeramu puing-puing cerita...
Untukmu Mea Mea…Walau cahaya kini tak lagi mencintai terangDengan mendung yang tak memberikan sinar mentariDan walau malam tak lagi mendamba bintangDengan gerimis yang kian deras menutup silau bulanAku masih mencintai pagimuYang selalu kau tunjukkan pada senyum wajahmuSebelum sirna tenggelam dalam angan Nita, 5/10/2020 Sajak Untukmu
Teruntuk Kampungku Dorata Dari sini aku dilahirkan oleh orang tuakuDilahirkan di kampung kecil dan damai Dorata namanya Aku bertumbuh bersama hembusan angin segar DorataAngin yang membuatku betah dan tertidur lelap Dan dalam tidur dan lelapkuAku menjumpai banyak tangan temankuYang saling merangkul dan mengajakku berlari kesana...
Oleh Tri Sutarni Setangkai kertas putih jatuh dari ranting keringTertiup angin dibawanyaKata yang bergelantung di setiap bibir kertasNamun tak sempat terkatakanKepada Dia yang sedang menantiDetak jarum jam sungguh terasa Kini...Di tengah kesunyian malamDiselimuti hembusan angin dinginDinaungi cahaya bintang dan terang bulan Aku duduk terdiam menatap jarum jamMenunggu...
Oleh Rian Laka Di bawah terpaan rintik hujan haru, 9 Oktober 2020Aku seperti terlahir kembali dari rahim puisi Ibu onlineSakit bagai dikeroyok hujatan pemilik akun palsuBahagia bagai diperkuat komentar pemilik akun asli Kini, aku hanya terlelap dalam ruang hampa yang terusik tipuan game onlineMenghayati begitu kejamnya teman sejawat menguburkan mimpi...

Kata Tak Sampai

0
Oleh Patrick Poto Dalam raga mengalir rasa yang berbedaRasa yang menumpuk hingga tertumpukYang membuat raga terasa rapuhDalam bilur-bilur yang kaku Kata pun menjadi malu pada mulutku sendiriKetika aku hendak beraksiPada setumpuk aksi yang tak lazim Apakah kau tahu? Bahwa aku menyimpan kisahPada kata...
Tips Lupakan Mantan Satu, hiruplah bahagia lalu muntahkan rupanyaItu jawaban tuntas dari Rahim yang samaBernama lukaBedanya, kamu melukai dan aku yang terluka Dua, hentikan napas berharapItu pun lekas bagimu melawat dukaLalu gegas untuku memberi syaratTanpa noktah yang menyimpan syahdu Tiga, bisu menunggu kata bertaluDalam rupa berkelebat riangPada gugusan...

Sepi Merayu

0
Oleh Indra Parera Keheningan malam ituMerayu mataku tuk tertuju memandangBulan yang berselimut kabutSejenak aku beradu pandang dengannyaTerasa tatapan sinis menusuk masukSeakan mengejekku dalam keheningan Oh… tidakBadanku terbujur kakuDitemani hawa dingin merabaMenusuk sumsum tulangku Terang bulan memeluk malamPerlahan memanah sekujur tubuhkuSontak hatiku cemburu Melihat diriSeorang menikmati...

Ikuti Kami

974FansSuka
PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Sastra Terpopuler