Advertisement
Oleh Fersi Darson* "Mengapa Ayah tidak telepon kita, Kek? Apakah Ayah sudah tahu kalau Ibuku tidak bersama kita di sini?" "Entahlah, Cucuku. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, Ayahmu menelepon kita. Kalau nanti Ayahmu telepon, kita langsung beri tahu tentang Ibumu, yah." Aku mengangguk. "Aku merindukan Ayah, Kek," timpalku.
Oleh: Hilarius Darson* Gejala frustasi akut mulai timbul pada diri Markus. "Markus", demikian sapaan bagi pria yang kini usia pernikahannya kurang lebih 10 tahun. Sampai sekarang belum punya anak. Ia mengalami kekecewaan yang mengungkung hidupnya. Punya istri cantik, punya banyak sawah, dan punya banyak hewan peliharaan namun tidak membahagiakan. Markus terkadang mengeluh...
Oleh Gabriel Mahal Waktu di SMA kelas II, SMA Negeri Ruteng, saya pernah ikut lomba menulis puisi tingkat SMA se-propinsi NTT. Itu dalam rangka peringatan Hari Pahlawan. Jadi, thema puisinya terkait Hari Pahlawan itu. Puisi dikumpulkan di sekolah dan diseleksi tim guru. Yang lolos seleksi dikirim ke Kupang. Ternyata hasil...
Oleh Latrino Lele* Menaruh cinta yang dalam tetapi memilih untuk diam, ternyata lebih menyenangkan dan patut diberi apresiasi dari pada sok peramah hanya karena ada maunya. Dalam diam, secara perlahan akan membuahkan ketulusan, sebaliknya yang pandai berkoar-koar. Maka bukan tidak mungkin lagi berlaku pepatah tua “ada udang dibalik batu”. Inikah...
Oleh Kanis Lina Bana* Mengapa di taman itu. Masih berbalut tanya. Membersitkan makna yang sulit dibahasakan. Kemudian melebur, membeku hingga membentuk pualam baru dalam sukma. 18 tahun lalu. Persis di awal milenium baru. Hari masih pagi. Udara bersih. Sepoi-sepoi sedang hangatnya. Dia memandangku curiga. Entah apa yang sedang menusuk ulu...

Bapak Tus

0
Oleh Riko Raden* Bapak Tus, seorang lelaki tua yang punya karisma tersendiri untuk menasehati orang-orang di kampungnya. Orang-orang di kampung sering memanggilnya Bapak yang baik. Ia sangat bijaksana dalam mengatur hidup dan keluarganya. Semua orang di kampungnya pada kagum dengan cara hidupnya. Dia dan Istrinya tinggal di bawah rumah sederhana....

Pemberi Cincin

0
Oleh Melania Angelina Bahagia “Aku terjaga dengan hati yang berdebar. Di jari manisku, sebuah cincin melingkar. Ini bukan sekadar perhiasan. Bukan hanya benda yang bisa dibeli, jika Ia hilang. Lebih dari benda mati, cincin ini adalah doa semoga kasih sayang pemiliknya tak akan pernah ada ujungnya. Aku pun sempat terkejut ketika sadar bahwa...

Janji Palsu

0
Oleh Hilarius "Engkau tega, Yasmi. Hatimu benar-benar tega. Aku tidak pernah menyangka hatimu seperti ini. Engkau benar-benar tidak menghargai cintaku yang tulus ini. Sudah bertahun-tahun aku menjaga cinta ini, tapi engkau mengakhirinya dengan sesaat saja" ungakapan penyesalan Rino sambil menatap foto seorang gadis yang sangat dicintai dalam handphone-nya. Sebening dari...

Ketika Malam Tiba

0
Oleh: Riko Raden “Kemarin malam, aku mengalami suatu peristiwa di jalan itu. Aku naik turun melalui jalan itu berapa kali,” kata Maria kepada Enjel.“Di jalan mana Maria?” tanya Enjel.“Di jalan dekat pos satpam di Ledalero.”“Apa yang kau lihat di sana Maria?”“Dari jauh tampak seorang wanita yang berjalan ke arahku. Tak seorang pun yang...
Oleh Jellin Nggarang* Sejoli muda bernama Ande dan Leni yang sering disapa Papa muda dan Mama muda, hidup di sebuah kota yang sangat ramai. Mereka melewati masa-masa awal pernikahan dengan rukun dan damai. Mama muda menceritakan, dari dulu Ia mau menjadi seorang penyanyi, tapi tidak kesampaian karena berbagai problem yang membuatnya tak mengharapkannya...

Ikuti Kami

1,010FansSuka
PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Sastra Terpopuler