Saya datang ke Watololong malam tadi. Bersama teman-teman Oi Adonara dan Bung Rudy Tokan. Saya memenuhi undangan Komunitas Baca Masdewa untuk membaca Puisi. Merayakan malam-malam lengang bersama mata bocah-bocah yang lugu menatap hari esok.

Ya, saya ke Watololong malam tadi. Sebuah perkampungan di pucuk bukit di tepian Witihama. Lewotanah yang teduh. Ratusan Ibu-ibu berbalut tenun Adonara juga puluhan kanak-kanak memadati altar Balai Desa. Bait-bait puitik melengking. Mata Air Puisi mengalir dalam gigil angin.

Rencana live streaming batal total atas nama jaringan internet yang ngadat minta ampun. Jadi please, Kaka Nadiem Makarim, jangan buat kami tambah buta huruf dengan sekolah online.

Kami merayakan puisi sambil makan jagung titi dan kacang goreng. Sesekali menghangatkan badan dengan harum manis kopi Lamaholot. Anak-anak bernyanyi. Anak-anak bersenda ria sambil melupakan nasib yang bengal dan keras kepala.

Si Puru Bebe, founder Komunitas Baca Masdewa adalah mantan murid saya yang dulu pernah drop out dari sekolah tempat saya mengajar. Lalu saya memintanya ke rumah, mengurus Dia pindah ke sekolah Muhammadiyah Lamahala. Sejak itu, kami tak lagi bersua.

Di Watololong malam tadi, untuk pertama kali, saya menyaksikan Anak-anak membaca di sebuah rumah batu sederhana. Mereka belajar di atas nisan kedua orang tua, Puru Bebe. Ya! Di atas nisan! Hanya di Watololong, Anak-anak belajar di atas nisan! Halo, Kaka Nadiem, Anak-anak kami belajar di atas nisan!

Saya terhenyak. Tak bisa merapal kata apa pun. Saya menulis ini agar Indonesia mengerti, di tengah derasnya kemajuan zaman, masih ada ruas tanah negeri yang terseok mengadaptasi diri menembus batas dunia.

Saya ingin mengundang semua teman-teman, untuk turut membantu gerakan kultural ini. 1.000 Buku untuk Watololong. Sumbangkanlah satu dua buku teman-teman untuk genarasi bangsa yang teguh membaca di atas nisan.

Yang terketuk hatinya, sila hubung ke no ini 081311968527 (Bebe, Founder Komunitas Baca Masdewa).

Salam Baik
Bara Pattyradja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here